Kantong Plastik: Awalnya Diciptakan untuk Selamatkan Bumi

Kantong plastik pertama kali diciptakan pada tahun 1950-an oleh seorang insinyur asal Swedia, Sten Gustaf Thulin, dengan tujuan untuk memberikan solusi pengemasan yang praktis, murah, dan kuat. Inovasi ini awalnya dipandang sebagai cara untuk menggantikan bahan pengemas tradisional yang lebih mahal dan lebih sulit diproduksi, seperti kertas dan kain. Pada masa itu, kantong plastik dianggap sebagai langkah maju yang dapat mengurangi pemangkasan pohon untuk pembuatan kantong kertas, sehingga dianggap sebagai langkah ramah lingkungan yang dapat membantu melestarikan hutan dan mengurangi jejak karbon.

Namun, seiring berjalannya waktu, penggunaan kantong plastik semakin meluas, tanpa memperhitungkan dampak lingkungan jangka panjangnya. Meskipun pada awalnya diciptakan untuk tujuan yang lebih baik, kantong plastik kini menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah plastik di dunia. Mereka sulit terurai dan sering berakhir di lautan, mencemari ekosistem serta mengancam kehidupan laut. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kerusakan yang ditimbulkan, berbagai negara mulai mengambil langkah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, termasuk dengan menerapkan kebijakan larangan atau pengenaan pajak pada penggunaannya.